Danau Kaco Kerinci, Panorama Keindahan Air Danau Tembus Pandang, Wisata Alam Kerinci | Tempat Wisata Alam di Kabupaten Kerinci | Objek Wisata Provinsi Jambi | Objek Wisata Indonesia

Danau Kaco Kerinci merupakan sebuah danau yang memiliki kejernihan air yang tembus pandang bagaikan kaca. Air danau ini berwarna biru jernih, seolah-olah menyerupai aquarium kaca yang memancarkan cahaya bening berwarna biru yang berkilau. Hal tersebut merupakan keunikan yang dimiliki oleh danau ini.

Danau Kaco Kerinci
Panorama Danau Kaco

Wisata Alam Kerinci

Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan kawasan hutan lindung yang menyimpan berbagai macam kawasan tempat wisata alam yang menawan salah satunya adalah Danau Kaco (Danau Kaca). Danau Kaco merupakan salah satu danau yang terletak di Provinsi Jambi, lokasi tepatnya berada di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci. Jarak dari pusat Kota Sungai Penuh menuju Danau Kaco kurang lebih 40 kilometer. Jika di tempuh dari Pusat Kota menuju Desa Lempur menggunakan kendaraan umum seperti angkutan umum, motor maupun mobil, akan memakan waktu kurang lebih 45 menit, tergantung situasi dan kondisi saat di perjalanan.

Setelah sampai di Desa Lempur, perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki selama kurang lebih 3 jam, tergantung kecepatan anda berjalan.hehe. Para wisatawan harus melalui hutan rimbun yang masih terjaga keasliannya serta rintangan yang  harus di hadapi seperti medan jalan yang terjal, serta melewati sungai, demi mencapai lokasi Danau Kaco tersebut. Selama di perjalanan wisatawan akan di suguhkan pemandangan pepohonan hutan yang eksotis, udara sejuk akan mulai terasa, kadang kala akan terdengar suara-suara burung liar yang menemani wisatawan selama di perjalanan. Para wisatawan yang hobinya berpetualang di hutan/alam liar, sangat direkomendasikan untuk perjalanan petualangan yang satu ini. 

Danau Kaco, Panorama Keindahan Air Danau Tembus Pandang

Danau Kaco Merupakan salah satu danau dari beberapa danau yang ada di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, yang memiliki air berwarna biru yang tembus pandang bagaikan cermin raksasa. Air danau ini sangat jernih, karena kejernihannya se akan-akan memancarkan cahaya kemilau dari dasar danau yang menambah keindahan permukaan danau. Danau ini pun semakin lama semakin terlihat menawan, karena ke indahan alam di sekelilingnya masih terjaga ke asliannya dan benar-benar natural. Keunikan dari Danau Kaco ini memiliki air berwarna biru, memancarkan cahaya ketika bulan purnama, sehingga membuat danau ini terlihat sangat menawan dan memiliki ciri khas tersendiri di bandingkan dengan danau-danau lain yang ada di Kabupaten Kerinci.

Lokasi Danau Kaco secara geografis, letaknya berada di dataran tinggi dengan ketinggian kurang lebih 1.289 meter diatas permukaan laut. Luas danau ini tidak seperti danau-danau pada umumnya, karena luasnya kurang lebih hanya 90 meter persegi. Untuk kedalamannya masih belum bisa di ketahui, pernah diadakan dan dilakukan penyelaman untuk penelitian kedalaman Danau Kaco ini, namun ada keanehan yang terjadi, setiap penyelam selalu kehabisan oksigennya sebelum mereka sampai di dasar danau tersebut.

Danau Kaco dalam bahasa indonesia adalah danau kaca, kaco adalah bahasa warga setempat yang artinya adalah kaca. Karena danau ini memiliki air yang jernih kebiru-biruan, pada siang hari danau ini mampu memantulkan cahaya layaknya kaca. Ketika malam hari dan rembulan bersinar terang, keindahan pesona danau semakin memawan. Karena jernihnya air danau ini, kita bisa melihat ikan-ikan yang berenang di dalam air serta dahan-dahan kayu yang berada didalam danau tersebut. Dengan mata telanjang kita bisa melihat pesona keindahan kedalam air danau, seakan-akan air danau tembus pandang.

Walaupun perjalanan yang akan di tempuh oleh para wisatawan penuh dengan tantangan dan rintangan yang harus dilalui, rasa capek, penat dan cukup melelahkan akan terbayarkan karena keindahan Danau Kaco yang airnya jernih tembus pandang berwarna kebiruan seakan-akan menyala dan menyapa para wisatawan. Para wisatawan boleh mandi dan berenang sepuasnya, saat menceburkan diri ke danau rasa capek selama di perjalanan seakan-akan hilang dengan sendirinya..hehe

Moment di Danau Kaco Kerinci
Keindahan Danau Kaco

Mengabadikan Keindahan Danau Kaco

Setiap wisatawan yang berkunjung ke Danau Kaco, tidak lengkap rasanya kalo tidak mengabadikan moment tersebut untuk berfoto-foto. Memang kebanyakan dari setiap pengunjung yang datang ke danau ini hanya bertujuan untuk mengambil/memotret keindahan danau tersebut. Hal tersebut wajar karena setiap wisatawan pasti ingin membawa oleh-oleh dari tempat wisata yang telah ia kunjungi, walaupun oleh-olehnya hanya berupa foto namun dari foto tersebut bisa menjadi suatu kebanggaan tersendiri.hehe. Siapapun boleh berfoto-foto di danau ini sepuasnya, asalkan foto-fotonya sopan jangan umbar aurat, agar nanti kalo kalian upload di medsos tidak mencemarkan nama baik danau ini terutama nama baik diri anada sendiri.

Berkemah di Danau Kaco

Bagi para wisatawan yang ingin menikmati keindahan Danau Kaco pada malam hari, wisatawan bisa  berkemah dan bermalam di Danau Kaco. Pada malam hari terang bulan Danau Kaco akan terlihat semakin indah, cahaya kemilau terpancar dari permukaan danau menerangi dan menemani wisatawan yang sedang bermalam. hehe Untuk moment yang satu ini tidak akan terlupakan seumur hidup, akan menjadi pengalaman berkemah yang tak terlupakan.

Cerita Misteri Danau Kaco

Cerita singkat, masyarakat setempat masih mempercayai bahwa, di dasar Danau Kaco terdapat harta karun berupa intan permata. Cerita danau ini secara turun menurun masih menjadi sebuah legenda yang menyelimuti masyarakat hingga saat ini. Konon katanya pada zaman dahulu kala ada seorang putri yang merupakan keturunan dari Raja Gagak, putri tersebut sangat terkenal karena kecantikannya, sehingga banyak pemuda yang berkeinginan untuk meminangnya. Banyak pemuda yang melamarnya dengan sejumlah batu mulia yang diberikan kepada Raja Gagak demi mendapatkan putrinya.

Karena hal tersebut membuat Raga Gagak menjadi kebingungan, akhirnya tidak ada satu pun dari pemuda tersebut yang diterima atau di pilih untuk menjadi pendamping hidup atau suami putrinya. Namun sungguh keji perbuatan Raja Gagak terhadap putrinya, Raja Gagak menodai anaknya sendiri lalu kemudian membuangnya ke danau bersamaan dengan batu mulia yang bertumpuk-tumpuk. Menurut sesepuh yang di tua kan di desa tersebut, cahaya yang keluar dari dalam Danau Kaco ini berasal dari kilauan batu mulia yang di buang oleh Raja Gagak tersebut. Namun konon katanya putri yang di buang di danau tersebur masih gentayangan untuk menuntut balas. Dari cerita ini, boleh percaya dan tidak percaya, namun ada baiknya jangan takabur ketika hendak mengunjungi danau yang satu ini.

Baiklah, mungkin hanya itu yang dapat saya bagikan di artikel kali ini, jika ada salah kata atau kalimat mohon dimaafkan, dan terimakasih sudah berkunjung di artikel ini. Kunjungan anda adalah penyemangat buat kami. Untuk melihat tempat wisata lainnya, bisa dilihat dibawah postingan ini.

Comments

  1. Terimaksih sudah meng ekplor tempat wisata di daerah saya.. biar jadi semakin populer.

    ReplyDelete

Post a Comment