Gunung Kerinci, Nekad Mendaki Gunung Kerinci Pada Malam Hari, Wisata Alam Kerinci | Tempat Wisata Alam di Kabupaten Kerinci | Objek Wisata Provinsi Jambi | Objek Wisata Indonesia

Gunung Kerinci adalah gunung tertinggi di Indonesia di luar Papua, dengan ketinggian 3.805 meter diatas permukaan laut. Dari atas gunung terlihat keindaha alam yang menakjubkan serta udara segar akan di rasakan oleh para wisatawan.

Gunung Kerinci
Background Gunung Kerinci 3.805m.DPL

Wisata Alam Kerinci

Kisah ini adalah kisah perjalanan saya dan teman hanya, kami hanya berdua. Kami nekad mendaki Gunung Kerinci malam hari. Pada saat sebelumnya kami sudah merencanakan untuk mendaki Gunung Kerinci dengan beranggotakan 6 orang. Perencanaan kami buat seminggu sebelum berangkat mendaki, dengan alasan, untuk mempersiapkan perlengkapan yang nanti akan di bawa. Setelah tiga hari, kami berkumpul dan membicaraan perlengkapan yang akan di bawa. Semua perlengkapan sudah lengkap pada hari ke lima, dan tinggal berangkat saja ke esokan harinya.

Perjalanan Mendaki Gunung Kerinci
Bangku Panjang Pos Peristirahatan Sejenak

Nekad Mendaki Gunung Kerinci Pada Malam Hari

Kami merencanakan berangkat pagi dari Kota Sungai Penuh menggunakan mobil angkot yang menuju ke Kayu Aro (Lokasi Gunung Kerinci). Namun saya dan teman saya (Hanya Berdua) sudah menunggu teman yang lainnya dari jam tujuh hingga jam tiga sore, mereka belum juga muncul batang hidungnya, ketika di hubungi/telp berkali-kali tidak ada jawaban sama sekali. Singkat cerita, Karena sudah bosan menunggu, kami memutuskan untuk berangkat dan hanya berdua, karena perlengkapan sudah kami bawa semua dan sudah lengkap maka kami nekad berangkat.

Kami sampai di pemberhentian arah Pinti Rimba Gunung Kerinci, jarak pemberhentian kami dengan Pintu Rimba kurang lebih 500 meter. Kemudian kami langsung jalan menuju pintu rimba setelah sampai di pintu rimba Gunung Kerinci kami melihat jam dan ternyata sudah hampir jam 6 sore. Kami pun duduk dan berfikir sejenak sambil melihat cuaca, apakah memungkinkan atau tidak untuk perjalanan kami nanti. Pada akhirnya, kami memutuskan untuk lanjut dan mempersiapkan senter atau penerangan selama di perjalanan.

Perjalanan Mendaki Gunung Kerinci
Masih di Bangku Panjang

Perjalanan Malam di Gunung Kerinci

Setelah berjalan baru beberapa menit terdengar suara azan magrib, kami pun melaksanakan kewajiban kami sebagai umat islam. Kemudian kami melanjutkan perjalanan kami dengan rasa tenang dan merasa ada yang melindungi. Singkat cerita, Kami sampai di Shelter 1 di sambut dengan cahaya bulan yang terang benerang menerangi seluruh alam kerinci. Walaupun kami merasa lelah, letih dan lemas namun semangat kami semakin bangkit dan bangkit. 

Perjalanan kami pada malam hari tanpa menginap ataupun mendirikan tenda hingga pada akirnya kami pun sampai di Puncak Gunung tertinggi di Indonesia di luar Papua yakni Puncak Gunung Kerinci dengan ketinggian 3.805mdpl (Meter Diatas Permukaan Laut). Perjalanan kami tempuh tanpa tidur semalaman. Kami sampai di puncaknya kurang lebih pukul 6 pagi. Itu pun perlengkapan kami tinggalkan di Shelter 3, setelah turun dari puncak menuju ke Shelter 3, barulah kami mendirikan tenda dan memasak bekal yang sudah kami bawa. Setelah kami makan, kami pun tertidur pulas di dalam tenda. Tanpa terasa hari sudah sore ketika kami terbangun dari tidur, mungkin karena lelah.

Puncak Gunung Kerinci
Puncak Gunung Kerinci di Selimuti Kabut Tebal Belerang
Kemudian kami bergegas membereskan tenda dan perlengkapan lainnya, lalu kami langsung turun gunung pada saat itu juga. Kebetulan selama di perjalanan, mulai dari Pintu Rimba hingga sampai di puncak kami tidak bertemuseorang pun yang melakukan pendakian selain kami. Begitu juga dengan perjalanan kami ketika turun gunung. Perjalanan kami ketika turun gunung akhirnya pada malam hari sama halnya ketika kami mendaki. Kami sampai di Pintu Rimba kurang lebih jam 4 pagi dan kami langsung menghubungi supir angkot yang mengantar kami untuk menjemput kami, karena supir tersebut sudah berpesan kepada kami agar menghubungi beliau jika sudah turun gunung.

Persiapan Turun Gunung Kerinci
Persiapan Turun Gunung Selfi Dulu
Perjalanan kami ini jangan di tiru, karena kami tidak melalui perizinan terkait pendakian karena waktu yang tidak memungkinkan. Sekali lagi jangan di tiru..!!!  Baiklah, hanya itu cerita yang dapat saya bagikan kepada anda melalui artikel ini. Apabila ada salah kata atau kalimat mohon di maafkan, dan terimakasih sudah berkunjung di artikel ini. Kunjungan anda adalah penyemangat buat kami. Untuk melihat tempat wisata lainnya, bisa dilihat dibawah postingan ini.  

Comments